Curhatan Flutter Mobile Development

Selamat pagi kawan-kawan, sudah setahun lalu saya membuat postingan terakhir dimana kegalauan demi kegalauan menyelimuti dan mencoba sana-sini untuk melakukan hal yang baru seperti nyoba toko online dll. Tapi mungkin karena passion saya ngga ada disana, ya kembali lagi ke ngoding. Btw, setahun dulu juga pernah saya bagikan juga tentang yang namanya framework Flutter. Dimana dulu baru kenal ini di kantor yang lama yaitu Five code tempat startup juga yang disana saya kerja sebagai backend nodejs pakai express sama pakai framework adonisjs.

Sebelum menyelami curhatan flutter, sebenarnya di perusahaan yang sekarang saat ini saya geluti ini terhitung bisa dikatakan bootstrapping atau tanpa modal, investor dan hanya ada niat dan tekad yang sehingga setelah kisaran 3 tahun baru dibuat sebuah perusahaan dan mempunyai beberapa klien. Sekalian promosi juga, nama perusahaan kami ini PT. Kunci Transformasi Digital disahkan pada 11 September 2019 dengan produk "Kunci Teknologi", yang merupakan produk mobile pertama kami menggunakan flutter sebagai framework cross-platform (Android dan iOS). Produk ini berupa manajemen mutu sekolah, dimana terdapat beberapa fitur yang akan meringankan pekerjaan staff sekolah, kepsek dan semua anggota yang terlibat dalam himpunan sekolah.

Dulunya kita belum pakai flutter, karena memang saya belum mengerti dengan development mobile dan dikarenakan sangat terdesak karena tau-tau, developer sebelumnya resign karena mempunyai projek luar (karena memang kesalahan fatal kita karena hitungan freelance) dan dari situ karena saya tidak mengerti tentang java mobile apps apa boleh buat saya harus bertindak dan karena dalam mobile itu saya hanya mengetahui flutter maka mempelajari semua hal tentang framework yang satu ini hanya dalam 1 minggu itu sanggat membanggakan fiiuh..

Terlepas dari tekanan klien dan vendor yang mendukung kita ga bener, hampir kita kena masuk bui dikarenakan vendornya menghilangkan uang yang tanpa kita pernah terima sepeserpun. Tapi karena ada dukungan dari sang pencipta, kita pun berhasil keluar dari jeratan maut itu. Ya allah sungguh itu mendebarkan sekali.

Lanjut ke flutter nya, setelah selama hampir 1 bulan development ternyata menggunakan flutter ini terasa mengasyikan teman-teman. Tidak hanya mudah dipelajari tapi dukungan komunitas nya juga bagus, sehingga projek pun berkembang pesat dan cepat. Dalam waktu 6 bulan akhirnya kita punya dana dari beberapa sekolah sehingga ada permintaan dari sekolah untuk develop apps untuk iOS dan dalam waktu 1 bulan lebih untuk membetulkan bug dan penambahan fitur juga untuk iOS pun tersedia. Dalam kisaran 10 bulan 6 sekolah dengan codebase yang sama bisa dipublikasi aman dan nyaman.

Mungkin bagi yang kesulitan nya itu adalah pertama kali rilis di iOS karena saya bukan developer iOS juga sebelumnya. Dimana ternyata untuk rilis iOS apps kita perlu sebuah akun demo yang mana si tester apple bisa mengakses akun tersebut. Tapi jangan pernah menyebutkan kata "demo, beta, test" baik itu di deskripsi, di screenshot aplikasi dll. Pokoknya jangan karena bakal terus ditolak, dimana saya nyoba trus sampe rejected karena screenshot ada tulisan DEMO APPS.

Mungkin sampe sini saja curhatan kali ini, karena sudah jarang posting juga. Kalau ada pertanyaan seputar flutter atau permasalahan bisa di email ke ridwanfauzan@kunci.co.id atau rymetutor@gmail.com


Temukan di Google Play


Reactions

Posting Komentar

0 Komentar